Dividen Bank Central Asia (BBCA): dividen tahunan, hasil dividen dan ex-dividen

Dividen tahunan Bank Central Asia (BBCA) yang tercatat di data ATLAS adalah Rp 381 per saham, setara 7,7% dari harga terakhir Rp 4.980. Tanggal ex-dividen terbaru: 31 Agustus 2026. Rasio pembayaran (payout) 81%.

Status: data diperbarui otomatis, terakhir 30 Oktober 2026 · Sumber: EODHD dan model ATLAS

Dividen BBCA sekilas

Dividen tahunan per sahamRp 381
Hasil dividen (dividen tahunan ÷ harga)7,65%
Payout (porsi laba yang dibagikan)81%
Ex-dividen terbaru31 Agustus 2026
Harga terakhirRp 4.980 (penutupan 30 Oktober 2026)
Rasio harga terhadap laba (PER)11,0

Dividen tahunan, payout, dan tanggal ex-dividen adalah data penyedia (EODHD) yang disimpan ATLAS. Hasil dividen dihitung dari dividen tahunan dan harga terakhir, sehingga berubah mengikuti harga. Jumlah dividen sebenarnya diputuskan emiten.

Laporan keuangan berikutnya

Bank Central Asia dijadwalkan merilis laporan pada 26 Januari 2027 untuk Kuartal IV (tahunan) 2026, dengan EPS estimasi Rp 123. Lihat juga kalender laporan keuangan emiten IDX.

Sebaran harga 12 bulan menurut model ATLAS

Model ATLAS memberi probabilitas 51% bahwa harga BBCA 12 bulan lagi berada di atas harga sekarang, dan 36% bahwa turun lebih dari 10%. Angka ini tidak memasukkan dividen dan bukan ramalan. Lihat target harga dan nilai wajar BBCA.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa dividen BBCA per tahun?

Menurut data EODHD yang disimpan ATLAS, dividen tahunan Bank Central Asia Rp 381 per saham, atau 7,7% dari harga terakhir (Rp 4.980). Jumlah ini bukan janji: emiten memutuskan setiap pembayaran.

Kapan tanggal ex-dividen BBCA?

Tanggal ex-dividen terbaru adalah 31 Agustus 2026. Pemegang saham yang tercatat sebelum tanggal itu berhak atas dividen tersebut.

Apa arti payout BBCA?

Payout Bank Central Asia 81%: dari tiap Rp 100 laba per saham, sekitar Rp 81 dibagikan sebagai dividen.

Kapan Bank Central Asia merilis laporan keuangan berikutnya?

Tanggal yang tercatat: 26 Januari 2027, periode Kuartal IV (tahunan) 2026, EPS estimasi Rp 123. Emiten sering memperbarui kebijakan dividen saat melaporkan hasil.

Jelajahi lebih lanjut

Informasi ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan nasihat investasi maupun ajakan untuk membeli atau menjual efek apa pun. Pernyataan penyangkalan